pariwisata kabupaten jember

Aksi Demo Penambang Tradisional

  Dibaca : 208 kali
Aksi Demo Penambang Tradisional
aksi demo penambang tradisional
space ads post kiri

* Setelah Gubuk Mereka Dibakar Satpol PP

Setelah Polisi Pamong Praja (Pol PP) membakar gubuk-gubuk milik penambangan tradisional di Gesang di Kecamatan Tempeh Lumajang, beberapa waktu lalu, para penambang tradisional yang jumlahnya sekitar 100 orang, Rabu (3/2) siang, menggelar aksi protes.

Mereka meminta agar Polisi Pamong Praja (Pol PP) mengayomi para penambang tradisional. Gubuk-gubuk yang dibakar tersebut biasanya dijadikan tempat istirahat oleh para penambang tradisional.

Sebelum menggelar aksinya, mereka berkumpul di lapangan Lempeni Tempeh kemudian bergerak ke Kantor Kecamatan Tempeh dan melakukan orasi dan menyampaikan aspirasi.

Mereka meminta pemerintah daerah memberikan kesempatan untuk menambang secara tradisional untuk menyambung hidup keluarga mereka.

Selain berorasi, mereka mengusung banner yang bertuliskan “Polisi Pamong Praja adalah Pengayom masyarakat, bukan tukang nakutin rakyat.

Pondok kami dibakar”. Photo pondok/gubuk istirahat mereka juga dibawa sebagai bentuk protes kepada Satpol PP beberapa hari lalu.

Para penambang tradisional yang berasal dari Desa Pandan Arum, Gesang, Tempeh Tengah, Tempeh Kidul, Jatisari dan Lempeni, meminta Satpol PP tidak membakar pondok mereka lagi, apalagi ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

Saat meninggalkan lokasi aksi, mereka dikawal aparat kepolisian, khususnya Polsek Tempeh. (din)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional