pariwisata kabupaten jember

Salah Lempar Bondet, Jari Rampok Putus

  Dibaca : 385 kali
Salah Lempar Bondet, Jari Rampok Putus
APES: Tersangka senjata makan tuan. (din)
space ads post kiri

Sungguh sial nasib Kosim. Saat akan merampok sebuah rumah orang kaya di Desa Jatirejo Kecamatan Kunir dengan cara melempar bondet untuk melumpuhkan pemilik rumah, bondet tersebut meledak lebih dahulu hingga mengakibatkan jari tangannya tertinggal di rumah korban.

Kosim (26) merupakan warga Dusun Tunjungan, Desa Pandanwangi, Kecamatan Tempeh, yang juga sebagai pelaku perampokan di Kecamatan Kunir, Lumajang terkena senjata makan tuan. Bondet yang digunakannya untuk menakut-nakuti korban, tiba-tiba saja meledak.

Kasubag Humas Polres Lumajang, Ipda Gatot Budi Hartono menjelaskan, akibat kejadian ini, jari tangan pelaku hancur.

“Dua ruas jarinya putus dan tertinggal di rumah yang akan disatroni bersama kawanannya,” katanya, Senin (14/3). Pelaku beraksi bersama Nuri (25), warga Desa Jatirejo, Kecamatan Kunir dan dua pelaku lainnya yang tak dikenali.

Aksi perampokan dilakukan Sabtu (12/3) dini hari. Korban yang diincar adalah Ali Ismail, warga Dusun Jatiarum, Desa Jatirejo, Kecamatan Kunir.

Saat itu, keempat pelaku yang menutup wajahnya dengan cadar ini, berusaha menerobos masuk ke rumah korban dengan memanjat pagar halaman kemudian mencongkel pintu jendela samping. Namun, sebelum pelaku berhasil melompati pagar setinggi lebih dari dua meter tersebut, tiba-tiba saja terdengar suara ledakan keras.

“Rupanya saat itu seorang kawanan Kosim berusaha melempar bondet ke arahnya untuk menakut-nakuti korban yang sempat mengetahui keberadaan mereka. Namun tanpa disengaja, bondet yang dilempar kemudian meledak hingga mengakibatkan Kosim terluka. Jari tangannya putus dan mata sebelah kirinya terluka akibat ledakan tersebut,” tukasnya.

Sebelum melarikan diri, pelaku sempat mengancam korban dengan menodongkan senjata api. Belum diketahui apakah senjata api yang digunakan asli atau hanya mainan saja.

“Dalam penyelidikan, kami yakin pelaku yang terluka pasti akan ke rumah sakit untuk berobat. Untuk itu, kami melakukan koordinasi dengan Polres tetangga. Dan beruntung ada informasi jika pelaku berobat di Rumah Sakit Tongas, Kabupaten Probolinggo,” ujarnya.

Setelah mendapatkan perawatan sementara, Kosim langsung diangkut petugas ke Rumah Sakit Bhayangkara Lumajang. “Saat ini, Kosim masih menjalani perawatan intensif dengan penjagaan ketat,” ungkapnya. (din)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional