pariwisata kabupaten jember

Penarik Amal Masjid Tewas

  Dibaca : 420 kali
Penarik Amal Masjid Tewas
Korban meninggal Khotijah di ruang IGD dr Haryoto
space ads post kiri

* Diterjang Honda Jazz

Nasib naas menimpa 2 orang yang bertugas menarik amal sebuah Masjid Kepuharjo, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Lumajang. Saat keduanya berada di trotoar sambil menunggu lampu hijau menyala untuk menarik amal pengguna jalan yang berhenti di lampu merah, Senin (21/3) pagi sekitar pukul 08.00, tiba-tiba sebuah mobil Honda Jazz warna hijau kombinasi putih dalam kecepatan tinggi, menabraknya hingga mereka terpental dan terkapar di atas aspal.

Kedua korban yang ditubruk honda jazz Nopol P 654 LL adalah Rukaya (50) warga RT 07 RW 02, asal Dusun Laspoleng, Desa Selok Gondang, Kecamatan Sukodono dan Khotijah (50) warga Dusun Krajan Lor, RT 04/RW 10 Desa Uranggantung, Kecamatan Sukodono (keduanya penarik amal untuk pembangunan masjid). Sedangkan pengemudi Honda Jazz bernama Bunadi (kelahiran 1972), asal Desa Kandang Tepus, RT 03/RW 02, Kecamatan Senduro.

Rukaya meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP) sedangkan Siti Khotijah mengalami luka lebam pada bagian kepala kanan dan tak sadarkan diri.

Informasi yang berhasil dihimpun media ini di lapangan, saat itu Rukaya duduk di trotoar yang berada di tengah-tengah jalan di lokasi kejadian yakni lampu merah, Jl. Achmad Yani, Desa Kutorenon, Sukodono, bersama seorang temannya, Siti Khotijah.

“Saat itu satu orang berdiri dan satu lagi duduk-duduk. Tanpa disangka sangka dari arah selatan atau dari arah Kota Lumajang, sebuah sedan honda jazz langsung menabrak kedua korban hingga terpental dan tersungkur. Satu orang meninggal dunia sedangkan satu lagi masih hidup tapi kondisinya parah,” kata seorang saksi mata di TKP.

Karena tak ada polisi saat kejadian, kedua korban ditolong warga sekitar yang kebetulan melintas di jalan itu. Mereka dilarikan ke RSD dr. Haryoto. Sayangnya, di ruang IGD, Rukaya salah satu korban sudah dalam keadaan tak bernyawa.

Menurut keluarga korban Rukaya, Rukaya bergabung sebagai petugas penarik amal Masjid Darussalam sekitar 1 tahun lalu.

“Saat menunggu lampu hijau di atas trotoar, sebuah mobil langsung membentur trotoar dan menabraknya hingga terpental. Katanya si sopir yang menabrak itu mabuk apa ngantuk gitu, Pak,” ujarnya.

Informasi yang berhasil dihimpun dari pihak kepolisian (versi polisi), pagi hari itu sedan No. Pol. P-654-LL berjalan dari arah selatan ke arah utata dengan kecepatan sedang, kurang waspada dan mengantuk sehingga tidak mengetahui ada 2 (dua) pejalan kaki yg berdiri di badan jalan untuk menarik amal, sehingga kendaraan sedan menabrak dua pejalan kaki tersebut selanjutnya menabrak pembatas jalan, sehingga terjadi benturan lakalantas.

Pantauan langsung Memo X, korban Rukaya sempat ditempatkan di IGD dan tak lama kemudian dipindah ke Ruang Mayat RSD dr. Haryoto untuk disucikan. Terlihat beberapa anggota keluarga korban menunggu jenazah di kamar mayat dalam keadaan sedih. (din)

Tags
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional