pariwisata kabupaten jember

Warga Tolak Alat Berat

  Dibaca : 358 kali
Warga Tolak Alat Berat
Demo warga saat menolak kedatangan bego milik PT. Pasirindo Perkasa
space ads post kiri

* Minta Pengusaha Manfaatkan Warga Sekitar

Alat berat berupa bego yang akan dimasukkan oleh PT. Pasirindo Perkasa ke Desa Jugosari, Kecamatan Candipuro untuk melakukan penambangan, mendapat penolakan dari warga sekitar.

Bahkan, ratusan warga Desa Jugosari geruduk kantor desa setempat untuk menolak kehadiran alat berat tersebut meskipun alat berat tersebut belum masuk ke desa itu.

Kapolsek dan Kepala Desa Jugosari yang mencoba memberikan pemahaman hampir tidak digubris oleh warga. Mereka bersikeras menolak kehadiran bego tersebut.

“Kami minta kepada pihak pengusaha untuk memanfaatkan jasa penambang tradisional di desa ini. Kami menolak jika didatangkan alat berat,” ungkap Arsyad Subhekti, LSM Ampel.

Dalam kesempatan itu, tidak ada kata sepakat antara pihak pengusaha dan ratusan warga yang menolak kehadiran alat berat ini.

Negosiasi begitu alot karena warga menolak keras. Camat Candipuro yang berusaha akan memberikan penjelasan batal karena warga keburu meninggalkan kantor desa.

“Saat Pak Camat membuka dengan salam warga warga membubarkan diri. Warga menolak kehadiran alat berat di desa kami,” kata mereka serempak.

Pantauan dilapangan, alat berat tersebut masih berada di sekitar pemandian Jarit dan belum dimasukkan ke desa tersebut hingga sekarang karena warga menolak kehadiran alat berat itu.

bego milik PT. Pasirindo Perkasa

bego milik PT. Pasirindo Perkasa

Informasi dari beberapa sumber di lapangan, pihak perusahaan bersedia menggunakan cara bagi hasil. Tapi hal itu belum tersampaikan kepada warga karena mereka membubarkan diri terlebih dulu. (din)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional