pariwisata kabupaten jember

Perbaikan PDAM Selokambang Dikeluhkan

  Dibaca : 327 kali
Perbaikan PDAM  Selokambang Dikeluhkan
space ads post kiri

* Lukman : Mohon Maaf, Ini Demi Peningkatan Layanan

Masyarakat Perumahan Sumbersuko, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Lumajang, sempat mengeluh karena beberapa hari terakhir,air PDAM mampet. Mampetnya air PDAM ini, menurut Taron, salah seorang pelanggan, mendadak dan tanpa ada pemberitahuan sebelumnya dari pihak PDAM.

Taron salah satu pelanggan di Perumahan Suko, Sukdono Lumajang

Taron salah satu pelanggan di Perumahan Suko, Sukdono Lumajang

“Sudah beberapa hari ini air di rumah dan penduduk di Perumahan Suko air PDAM macet. Ini gimana…?,” paparnya. Dirinya, kata Taron, sudah berkali-kali menelpon Direktur PDAM, namun tidak pernah diangkat. Waktu di-sms tidak dijawab. Makanya dia mengaku bingung untuk mengadukan masalah ini kepada siapa lagi.

“Terus kami akhirnya mengadu ke Pak Lukman yang ada di Menara itu. Baru dari sana saya menerima penjelasan kalau ada proyek aliran air diambilkan dari Selokambang,” ujarnya.

Mestinya kata Taron, Direktur PDAM melalui anak buahnya yang membidangi pelayanan atau teknis di lapangan, menginformasikan kepada masyarakat melalui media koran, radio atau lainnya. Sehingga ketika air PDAM macet, warga/ pelanggan tidak terkejut dan paham. “Karena gak ada jawaban dari Pak Direktur akhirnya saya lapor aja Pak Lukman dan ke media ini. Kalau gak mau mengumumkan di koran atau media elektronik, kan bisa melalui masjid setempat atau organisasi di desa atau perumahan. Jadi gak sulit sebenarnya,” pungkasnya kesal.

Sementara itu, Kepala Unit PDAM Kota Lumajang, Lukman Hakim, menyampaikan, saat ini pihaknya berusaha memberikan pelayanan terbaik kepada para pelanggan. Makanya, air PDAM yang biasanya diambilkan dari Sumur Bor di Menara, kini diambilkan dari Selokambang

“Kita supplai dari Selokambang, Mas. Kita uji coba itu dari mata air Selokambang semuanya. Sebelumnya kan aliran PDAM ke pelanggan di Kota kita diambilkan dari sumur bor di menara. Karena semakin bertambahnya pelanggan maka secara kuantitas berkurang. Makanya dibuatlah aliran dari Selokambang. Harapannya semuanya bisa teraliri dengan lancar,” ujarnya.

Karena ini masih uji coba dan terus dilakukan pembenahan, maka otomatis, kata Lukman, sedikit banyak mengalami gangguan di tingkat pelanggan, terutama yang ada di Perumahan Suko, Sukodono.

“Kemarin-kemarinnya setelan kan dari utara dan selatan. Karena sejak Rabu lalu aliran semua dari selatan, maka otomatis setelan itu berubah semua termasuk yang ke Tukum, Jl MT Haryono, Perumahan Suko, dan lainnya,” ujarnya.

Namun, setelah dimaksimalkan puncaknya hari Sabtu kemarin dan dites lagi semuanya mengalir lancar kecuali Perumahan Suko. Kemungkinan besar di sana ada kendala. “Kami minta maaf sebesar-besarnya kepada pelanggan di sana. Ini bukan karena kesengajaan. Ini teman-teman ke Jembatan Gambarian, kita kuras, kasik angin-angin sehingga di Perumahan Suko bisa lancar. Kemungkinan kendalanya masalah angin, atau mungkin sependelnya tertutup. Masih dicari oleh rekan-rekan kita,” paparnya terus terang.

Ditanya apakah sebelumnya tidak sosialisasi terkait proyek ini, Lukman menyampaikan, dirinya memberikan pelayan bagaimana air bisa lancar mengalir ke rumah-rumah pelanggan. “Kalau soal itu Pak (pengumuman di media terkait program baru air dari Selokambang, Red) yang tahu itu PDAM Pusat bagian pelanggan. Apakah sudah dibuat woro-woro atau tidak di koran/ di media elektronik saya tidak tahu. Saya ini menjalankan tupoksi mensuplay air, mendistibusikan air agar lancar,” pungkasnya.

Diakuinya, belum lama ini, ada keluhan dari pelanggan PDAM khususnya dari Perumahan Suko. Makanya dia berkali-kali minta maaf kepada masyarakat karena perbaikan ini akhirnya membuat mereka tidak nyaman. “Karena ingin memberikan pelayanan terbaik, maka kami berusaha mengalirkan air dari Selokambang. Malah tanpa mengenal waktu, teman-teman menguras di situ sampai jam 1 malam,” paparnya seraya menjamin kedepan aliran PDAM semakin bagus. Dari data yang ada, di Perumahan Suko terdapat 150 KK/pelanggan PDAM.(din)

Tags
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional